About Us

Seiring perjalanannya, Binar Academy memiliki nilai-nilai dan tujuan yang dituangkan ke dalam visi & misi perusahaan. Kristalisasi nilai dan tujuan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi Binar Academy serta seluruh orang yang terlibat di dalamnya. Mulai dari pendiri hingga akademisi.

Visi

Untuk Saling Menginspirasi dan MenyemangatiKetika talenta potensial bersatu membentuk cahaya pembaruan dalam bidang digital, hasil dan kolaborasi mereka harus bisa menghidupkan serta menginspirasi banyak orang.

Misi

Untuk Saling MenemukanBinar Academy mengajak untuk terus mencari esensi, bukan hanya untuk meraih forma atau output yang terlihat baik. Forma dan substansi harus berjalan beriringan.

Untuk Saling Berproses
Binar Academy mendorong untuk tidak hanya mempelajari wawasan dan teori tapi juga dapat meneladani proses untuk menjadi landasan dalam membuat inovasi yang dapat membangun bangsa.

Untuk Saling Terkoneksi
Ilmu dan pelatihan yang menjadi bagian dari ekosistem Binar Academy dirancang untuk menghubungkan talenta dengan pakar atau talenta dengan talenta. Dengan demikian, terciptalah potensi dan kesempatan. Hubungan ini merupakan sebuah simbiosis yang dilandaskan pada daya saing di era digital.

Our Team

Binar Academy memiliki tim yang diisi oleh berbagai manusia yang unik dan spesialis di bidangnya masing-masing. Binar Academy menerima talenta dengan segala macam latar belakang yang berbeda dan hal ini yang menjadikan kita terus berkembang dan saling belajar.

Alamanda Shantika

Setelah menyelesaikan perjalanannya yang luar biasa di GOJEK, Alamanda memulai petualangan baru untuk menyebarkan semangat belajar dan berpikir ke depan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan terjadi di Indonesia. Mengikuti mimpinya tersebut, Alamanda Shantika membangun Binar Academy, sebagai sarana untuk berkontribusi secara langsung terhadap pembangunan ekosistem digital dan teknologi yang sehat melalui talenta-talenta bangsa yang Binar Academy lahirkan.

Dita Aisyah

Dita Aisyah kembali ke Indonesia dari Amerika Serikat dan harus beradaptasi tidak hanya dengan budaya tetapi juga dalam pekerjaannya di mana ia melakukan transisi dari bekerja di bidang politik ke teknologi. Dimulai sebagai Analis Bisnis di GOJEK dan kemudian mengelola tim Pemasaran untuk layanan kecantikan on demand (GO-GLAM). Di sanalah dia bertemu Alamanda Shantika dan Seto Lareno, sesama pendiri Binar Academy. Selama proses transisi tersebut, Dita menyadari tentang ketidaksetaraan kesempatan dan pendidikan di seluruh Indonesia dan berharap keterlibatannya di Binar Academy adalah batu loncatan untuk menutup kesenjangan itu dan membuat pendidikan kelas dunia lebih mudah diakses oleh semua orang, terlepas dari latar belakang sosial ekonomi atau lokasi geografis.

Seto Lareno

Menghabiskan 9 tahun di industri kreatif dan berkaitan erat dalam mengembangkan potensi manusia serta lingkungan yang berkelanjutan. Aktif membangun komunitas serta pendidikan di area pedesaan, dari Kalimantan hingga Indonesia bagian timur. Lalu terlibat aktif di GOJEK dalam mengembangkan tim. Setelah melalui berbagai pengalaman dari berbagai macam industri, Seto semakin percaya bahwa potensi manusia di Indonesia sangatlah besar namun ketidakmerataan akses pendidikan dan infrastrukur menjadi masalah .Maka dari itu, Seto merasa bahwa visi dan misi yang Binar Academy miliki sesuai dengan nilai dan kepercayaan yang Seto miliki untuk memberikan akses pendidikan berkualitas dan aktual ke setiap penjuru Indonesia.