Apa Itu Marketing? Kenali Tujuan dan Jenisnya

Digital Marketing

Binar Academy - Sebuah brand bisa mendulang kesuksesan dan dikenal oleh masyarakat luas karena keberhasilan dalam menjalankan marketing atau pemasaran. Kalau saat ini kamu tengah menjalankan bisnis, sebaiknya pelajari terlebih dahulu segala hal yang berkaitan dengan pemasaran.

Saat ini kamu sudah berada di tempat yang tepat. Di artikel ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai pengertian dari pemasaran, lengkap dengan tujuan, jenis-jenis, sampai skill yang kamu butuhkan untuk menjadi seorang marketer. Yuk, simak informasinya sampai akhir.

Apa Itu Marketing

apa itu marketing
Sumber : Unsplash

Mari awali pembahasan kali ini dengan mengetahui pengertian dari pemasaran. Definisi untuk istilah pemasaran adalah proses memperkenalkan produk berupa barang atau jasa supaya bisa diketahui dan dikenal oleh masyarakat luas.

Istilah pemasaran juga bisa diartikan sebagai proses pemasaran produk berupa barang atas jasa, dimulai dari penyusunan strategi sampai produk tersebut dapat memenuhi permintaan pasar. 

Jika perusahaan melakukan pemasaran kepada pihak-pihak yang sesuai dengan targetnya, penjualan akan meningkat. Perlu dipahami juga bahwa pemasaran tidak sama dengan penjualan. 

Pemasaran bertujuan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat sedangkan penjualan adalah upaya untuk menjual produk sebanyak mungkin kepada konsumen.

Tujuan dari Aktivitas Marketing

tujuan dan aktivitas marketing
Sumber : Unsplash

Dari penjelasan mengenai pengertian pemasaran di atas sebenarnya sudah sedikit dibahas mengenai tujuannya. Yaitu memperkenalkan produk, baik itu barang maupun jasa kepada masyarakat atau calon konsumen yang sesuai dengan target pasar.

Selain tujuan umum tersebut, proses pemasaran juga memiliki tujuan yang lebih spesifik dan mendetail. Selengkapnya akan dijelaskan di bawah ini.

  • Pemasaran dilakukan supaya perusahaan bisa mengenali serta memahami konsumen. Dengan pemahaman yang lebih baik, produk yang dihasilkan oleh perusahaan akan sesuai dengan kebutuhan dan bisa “menjual dirinya sendiri”. 

Artinya, perusahaan tidak perlu melakukan pemasaran lagi karena konsumen otomatis akan membeli produk tersebut tanpa harus melihat iklan terlebih dahulu.

  • Perusahaan dapat menjelaskan secara detail mengenai seluruh aktivitas yang berkaitan dengan pemasaran, mulai dari deskripsi, desain, promosi, iklan produk, komunikasi dengan konsumen, dan pengiriman produk.
  • Konsumen bisa mengenal produk, baik itu barang maupun jasa yang ditawarkan secara detail. Sebaliknya, produsen juga dapat menyediakan produk sesuai dengan kebutuhan dan permintaan konsumen.

Baca Juga : Keunggulan Performance Marketing dan Cara Kerjanya

4P dalam Marketing

4p dalam marketing
Sumber : Unsplash

Dalam ilmu pemasaran dikenal adanya 4P. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh E. Jerome McCarthy pada 1960-an melalui bukunya, Basic Marketing: A Managerial Approach. Berikut penjelasan lebih lengkap untuk konsep 4P.

- Product

product in marketing
Sumber : Unsplash

P yang pertama adalah product atau produk yang menjadi satu hal paling dalam pemasaran. Produk harus memiliki daya tarik bagi target pasar supaya bisa diterima dengan baik di tengah masyarakat. Usahakan untuk selalu menawarkan produk dengan kualitas terbaik.

- Price

price at marketing
Sumber : Unsplash

Price atau harga menjadi P yang kedua dalam pemasaran. Jika sudah menentukan produk yang akan dipasarkan, tentukan juga harganya. Ketahui sejauh mana calon pembeli mau membayar dan jangan lupa riset harga dari pada kompetitor untuk menentukan harga produkmu sendiri.

- Place

place in marketing
Sumber : Unsplash

Place atau tempat yang dimaksud dalam pemasaran adalah proses distribusi produk yang ditawarkan. Selain prosesnya, kamu juga perlu memahami sejauh mana jangkauan produk tersebut. 

Kamu juga harus tahu siapa yang menjadi target pasar supaya bisa menentukan tempat yang tepat bagi masyarakat untuk menemukan produknya.

- Promotion

promotion in marketing
Sumber : Unsplash

Promotion menjadi penutup dalam konsep 4P Marketing. Promosi yang dimaksud di sini meliputi iklan, event, dan diskon yang sengaja dibuat guna meningkatkan awareness terhadap barang dan jasa yang ditawarkan. Promosi juga memungkinkan kamu untuk mendapatkan lebih banyak pembeli.

Jenis-jenis Marketing

Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis-jenis strategi pemasaran yang bisa diterapkan untuk bisnis kamu.

- Branding

jenis marketing branding
Sumber : Unsplash

Brand atau merek pada sebuah produk bertujuan supaya lebih mudah dikenal. Branding sendiri merupakan salah satu jenis pemasaran yang berguna promosi jangka panjang. Branding biasanya dilakukan dengan membuat merek, logo, serta slogan.

- Iklan Siaran

jenis marketing iklan siaran
Sumber : Unsplash

Gunakan media komersial untuk menayangkan iklan tentang bisnis yang sedang kamu jalankan. Radio dan televisi adalah contoh media yang bisa dijadikan sebagai media pemasaran melalui iklan siaran. Kamu harus mempersiapkan dana jika ingin menggunakan strategi ini.

- Digital Marketing

jenis digital marketing
Sumber : Dreamstime

Pemasaran digital menjadi sangat populer belakangan ini. Pemasaran dengan cara ini dilakukan melalui internet. Contohnya antara lain Search Engine Optimization (SEO) dan memasang iklan berbayar di media sosial.

- Relationship Marketing

jenis relationship marketing
Sumber : Unsplash

Upaya membangun hubungan atau relationship dengan konsumen untuk memasarkan produk. Saat sudah berhubungan baik, loyalitas konsumen akan terbentuk. Dengan begitu, konsumen tersebut tidak akan ragu membeli produk baru dari produsen yang sama.

- Public Relation Marketing

jenis public relation marketing
Sumber : Unsplash

Pemasaran yang satu ini bekerja sama dengan media guna meningkatkan product awareness. Strategi ini banyak dipraktikkan oleh perusahaan besar.

- Word of Mouth

jenis marketing word of mouth
Sumber : Unsplash

Word of mouth atau pemasaran dari mulut ke mulut. Strategi jenis ini sebenarnya ada di luar kendali perusahaan. Meski begitu, word of mouth menjadi strategi pemasaran terbaik. Untuk mendapatkan word of mouth, kamu harus selalu meningkatkan kualitas produk.

Skills yang Dibutuhkan untuk Terjun ke Dunia Marketing

skill yang dibutuhkan marketing
Sumber : Unsplash

Untuk menjadi seorang marketer yang andal, ada beberapa skills yang perlu dikuasai. Berikut detailnya.

  • Kemampuan analisis untuk menilai perilaku dan kebiasaan konsumen, menilai kinerja yang telah dilakukan, dan menganalisis laba rugi.
  • Search Engine Optimization dan Search Engine Marketing wajib kamu pahami. Pasalnya, dua skill tersebut akan sangat terpakai di tengah era digital marketing seperti saat ini.
  • Kemampuan membuat video yang menarik juga harus dikuasai. Alasannya adalah video sangat membantu meningkatkan traffic kunjungan ke website perusahaan. Kamu bisa memanfaatkan Tiktok atau Youtube untuk mengunggah video pemasaran.
  • Kuasai juga pemasaran di e-commerce. Hal ini dilakukan karena kebiasaan belanja masyarakat sudah bergeser menjadi serba online.
  • Maksimalkan media sosial untuk meningkatkan citra bisnis yang kamu bangun. Pelajari cara memaksimalkan tren terbaru media sosial untuk meningkatkan pemasaran.

Tak hanya hard skills seperti di atas yang perlu dikuasai. Jika ingin terjun menjadi marketer, kamu juga harus punya soft skills seperti kreatif, mudah beradaptasi, mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki jiwa kepemimpinan, dan memiliki empati yang tinggi.

Berdasarkan penjelasan lengkap diatas bisa disimpulkan bahwa marketing atau pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan untuk mempromosikan produk atau jasa kepada target pasar tertentu. Ada banyak strategi pemasaran yang bisa diterapkan pada bisnis.

Baca Juga : 12 Pelatihan Digital Marketing Online

Artikel Rekomendasi