Soft Skill Training: Manfaat dan Cara Mengasahnya untuk Bekerja di Ranah Digital

Digital Talent Accelerator

Binar Academy — Untuk terus berinovasi mengembangkan perusahaan, saat ini recruiter tidak lagi hanya mengandalkan karyawan yang sesuai dengan kualifikasi, tetapi juga mempertimbangkan skill yang dimilikinya.

Skill sendiri terbagi menjadi dua, yaitu soft skill dan hard skill. Selama beberapa waktu, hard skill kerap dianggap sebagai skill profesional karena berhubungan dengan keterampilan teknis saat bekerja. Sedangkan soft skills mengandalkan kemampuan non teknis.

Namun, perkembangan teknologi yang berdampak pada perusahaan pun mengubah penilaian tersebut. Saat ini sudah banyak perusahaan yang lebih mempertimbangkan soft skill calon karyawannya. Sebelum memulai penjelasan lebih lanjut, mari simak terlebih dahulu mengenai definisi dan manfaat soft skill berikut ini.

Apa Itu Soft Skills?

soft-skills-training-binaracademy
Doc: Binar Academy Assets

Soft skills berbeda dengan hard skills yang cenderung mengarah pada kemampuan teknis, seperti pemikiran eksak, pemahaman membaca, berbahasa, dan kemampuan komputer. Klaus Martin Schwab, seorang ekonom Jerman, mendefinisikan soft skills sebagai:

"Soft skills encompass personal, social, communication, and self management behaviours, they cover a wide spectrum: self awareness, trustworthiness, conscientiousness, adaptability, critical thinking, organizational awareness, attitude, initiative, empathy, confidence, integrity, self-control, leadership, problem solving, risk taking and time management."

Berdasarkan definisi tersebut dapat dikatakan bahwa soft skills adalah kecakapan kepribadian dan karakteristik seseorang yang memperhitungkan kemampuan sosial, berkomunikasi, dan pengembangan diri yang meliputi, kemampuan berpikir kritis, percaya diri, moral, self-control, kerja sama, dan sebagainya. Secara garis besar kemampuan ini meliputi sikap, perilaku, dan moral seseorang.

Manfaat Soft Skills Training Karyawan Bagi Bisnis dan Perusahaan

Dalam bekerja, soft skill sangat dibutuhkan untuk memahami maksud pekerjaan, visi dan misi perusahaan, dan juga untuk berpikir kreatif mencetuskan berbagai macam pembaharuan.

Pada tahun 2020 lalu, TalentLMS bekerja sama dengan Training Journal dan Workable melakukan sebuah survei terhadap 282 Training and Hiring Managers, C-Level Eksekutif, dan Decision-makers di berbagai perusahaan untuk mengetahui alasan di balik keputusan mereka melakukan pengembangan dan peningkatan keterampilan kerja mereka dan seberapa bermanfaatnya hal tersebut terhadap bisnis mereka. Selain itu, mereka juga melakukan survei terhadap 400 pekerja tetap di US dengan rentang umur 18 sampai dengan 54 tahun ke atas mengenai adanya pelatihan peningkatan dan pengembangan skill mereka dalam bekerja.

Hasil dari survei tersebut menunjukan bahwa 91% perusahaan dan 81% karyawannya merasa adanya peningkatan produktivitas kerja mereka dengan adanya pelatihan peningkatan dan pengembangan skill yang diberikan perusahaan. Kemudian, sebanyak 80% karyawan mereka pelatihan peningkatan dan pengembangan skill tersebut membuat kepercayaan diri mereka selama bekerja meningkat. Berdasarkan hasil survei tersebut, terlihat bahwa pengadaan pelatihan peningkatan dan pengembangan skill memberikan manfaat besar terhadap perusahaan dan karyawannya.

Beberapa manfaat yang dirasakan dari peningkatan soft skills bagi bisnis dan perusahaan adalah sebagai berikut.

1. Memiliki lingkungan sosial yang baik dan dinamis antar karyawan

Salah satu bentuk kemampuan soft skills yang dikembangkan dalam perusahaan adalah kemampuan berkomunikasi, bermoral, dan bersosial yang baik. Apabila orang-orang dalam perusahaan memiliki kemampuan tersebut, maka lingkungan sosial di kantor pun akan terjalin dengan baik. Salah satunya dapat terlihat dalam kerja sama tim dan juga penyelesaian masalah yang cepat terkendalikan karena komunikasi lancar antar karyawan.

2. Meningkatkan performa bisnis dan perusahaan

Adanya peningkatan kreativitas dalam soft skills akan bermanfaat besar bagi perusahaan. Manfaat tersebut dapat dirasakan melalui banyaknya inovasi dan ide-ide yang tercetus untuk membangun strategi bagi perusahaan. Selain itu, kemampuan komunikasi yang bagus dari soft skills pun dapat membuat ide-ide tersebut tersampaikan dan diimplementasikan dengan baik. Hasil akhir yang didapatkan pun dapat berupa peningkatan performa bagi bisnis dan perusahaan.

3. Terarahnya visi dan misi bisnis dan perusahaan

Kemampuan kepemimpinan yang baik akan membawa perusahaan menjadi lebih terarah dan teratur. Kemampuan tersebut berasal dari soft skills yang terasah dengan baik. Jika soft skills ini berhasil diasah dalam diri karyawan, perusahaan akan mendapatkan SDM yang unggul dalam pengambilan keputusan dan meng-handle tim dalam situasi tak menentu.

Cara Mengasah Soft Skills Karyawan

Memiliki karyawan dengan soft skills yang baik dapat membawa perusahaan menjadi yang terdepan. Namun, hal itu harus dibarengi dengan pemberdayaan yang baik oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu untuk mengasah soft skill karyawannya.

Berikut adalah beberapa cara mengasah soft skill karyawan yang dapat dilakukan oleh perusahaan.

1. Coaching

Cara mudah yang dapat perusahaan lakukan untuk mengasah soft skills karyawannya adalah dengan memberikan coaching atau mentoring.

Coaching adalah bentuk pelatihan soft skills dengan memberikan seorang tutor atau mentor kepada karyawan yang bertugas mengarahkan mereka memenuhi target pekerjaan. Mentor tersebut biasanya akan terlebih dahulu melakukan pendekatan kepada karyawan untuk melihat kemampuan, keunggulan, kelemahan, dan tujuan yang dimiliki karyawan dalam perusahaan. Kemudian, mentor akan mengarahkan karyawan untuk melatih soft skills mereka dan mencari jalan keluar terhadap kelemahan yang dimiliki serta mendukung mereka untuk mencapai targetnya. Cara ini akan melatih kemampuan komunikasi dan kepemimpinan karyawan.

2. Social Learning

Mengasah soft skills memang lebih tepat dilakukan dengan praktik langsung dalam kelompok sosial. Cara ini dapat dilakukan perusahaan dengan mengarahkan karyawannya untuk membentuk sebuah peer group, misalnya seperti membuat peer group untuk karyawan yang berada dalam divisi yang sama. Peer group tersebut nantinya akan diisi dengan diskusi mendalam mengenai saran untuk sama-sama mencapai target dalam pekerjaan ataupun saling membantu dalam pengembangan soft skills.

Dengan menggunakan cara ini, karyawan akan lebih terbantu karena mereka dapat bertanya dan berdiskusi dengan bebas dalam kelompok kecil, seperti berbagi pengalaman dan nasihat untuk saling melakukan pengembangan diri.

3. Mengadakan Workshop Karyawan atau Training

Jika perusahaan ingin melatih soft skills karyawannya dalam cakupan yang luas, perusahaan dapat mengadakan sebuah workshop karyawan yang berisi soft skills training.

Agar mendapatkan hasil yang sesuai, workshop yang diadakan haruslah memiliki tujuan yang jelas dan mengarahkan pesertanya untuk aktif mengikuti workshop. Konsep workshop sendiri pun harus disesuaikan untuk melatih soft skills karyawannya, misalnya dengan memberikan studi kasus untuk meningkat kemampuan berpikir kritis ataupun dengan model diskusi terbuka untuk melatih komunikasi pesertanya. Cara tersebut harus sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing perusahaan.

Dapatkan Soft Skills Training untuk Karyawan Melalui Binar Academy

Itulah pembahasan seputar soft skills training untuk karyawan, manfaatnya bagi perusahaan, serta cara mengasah soft skills karyawan yang bisa Anda ketahui.

Saat ini, perusahaan tidak perlu sulit untuk memilih training apa yang cocok untuk karyawannya. Sebab Binar Academy kini menyediakan pilihan training dan workshop yang berfokus mengasah kemampuan digital seperti Customer-Centric Mindset, Agile in the New Age of Productivity, Acting as Mini CEOs, Utilization of AI and Machine Learning, Let’s Talk about Products, Product Management Prioritization Matrix.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, kunjungi laman Digital Talent Accelerator by Binar Academy.

Baca juga: Cara Membuat Program Pengembangan Karyawan a la Binar Academy

Artikel Rekomendasi